Naurah Lisnarini, Rachmaniar, Abimanyu Ksatria Danunegoro, Zenni Agustia Marini, Sabilillah Yanfa Tiranov · Jurnal Abdi Masyarakat Multidisiplin 2026 · 2026
DOI: 10.56127/jammu.v5i2.3073
Counts differ because each database indexes a different set of publications. We treat OpenAlex as the canonical count; Google Scholar is not shown (no API, and crawling it violates its ToS).
Desa Wisata Selasari memiliki potensi wisata dan ekonomi lokal, tetapi pemanfaatan media digital dan kemampuan masyarakat dalam menghasilkan konten promosi belum merata. Kondisi ini menunjukkan perlunya integrasi media promosi, penguatan kapasitas digital, dan pemanfaatan AI yang tetap memperhatikan validitas informasi. Objective: Kegiatan ini bertujuan memperkuat promosi Desa Wisata Selasari melalui penyusunan booklet, pelatihan pengelolaan website, dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), serta mengevaluasi pemahaman peserta setelah pelatihan. Method: Pendekatan partisipatif melibatkan 30 peserta dari BUMDes, Pokdarwis, PKK, UMKM, dan masyarakat. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, pre-test, dan post-test, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan frekuensi, persentase, dan rata-rata. Findings: Dari 31 respons pre-test, 51,6% pernah menggunakan website, 54,8% mengetahui fungsi AI, dan 48,4% pernah membuat konten promosi. Dari 20 respons post-test, 100% memahami manfaat website dan pemanfaatan AI, sedangkan 90% memahami pentingnya verifikasi informasi AI. Implications: Program mendukung penguatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan promosi digital. Originality: Program mengintegrasikan booklet, website, AI-assisted content creation, pemberdayaan masyarakat, dan human verification dalam satu model promosi desa wisata.
No comments yet — start the discussion below.