
Karenina Hutauruk, Muhammad Faizin, Efrizal Sunni · Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research 2026 · 2026
DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2479
Counts differ because each database indexes a different set of publications. We treat OpenAlex as the canonical count; Google Scholar is not shown (no API, and crawling it violates its ToS).
Penggunaan QR Code dalam pembelian BBM bersubsidi diterapkan sebagai upaya untuk mendukung pengawasan dan penyaluran BBM subsidi agar lebih tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi konsumen pada penggunaan QR Code dalam pembelian BBM bersubsidi di SPBU Tanjung Piayu Kota Batam, mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi persepsi konsumen, serta memahami pengalaman konsumen selama menggunakan QR Code dalam transaksi pembelian BBM bersubsidi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari lima orang konsumen dan satu orang informan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi konsumen terhadap penggunaan QR Code cenderung positif. Konsumen menilai bahwa penggunaan QR Code membantu memperlancar transaksi, membuat proses pembelian lebih tertib, mempermudah verifikasi kendaraan, serta membantu pengawasan penyaluran BBM subsidi. Faktor-faktor yang memengaruhi persepsi konsumen meliputi kemudahan transaksi, pelayanan petugas SPBU, kondisi jaringan internet, kondisi sistem QR Code saat proses pemindaian berlangsung, serta situasi antrean kendaraan di area pengisian BBM. Gangguan jaringan internet menjadi faktor yang paling dominan karena berdampak langsung terhadap kelancaran proses transaksi. Pengalaman konsumen selama menggunakan QR Code berkaitan dengan proses transaksi yang dialami mulai dari antre, menunggu pemindaian, hingga pengisian BBM selesai dilakukan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan QR Code dalam pembelian BBM bersubsidi di SPBU Tanjung Piayu Kota Batam membantu menciptakan transaksi yang lebih tertib, mempermudah verifikasi kendaraan, serta mendukung pengawasan penyaluran BBM subsidi. Namun, pelaksanaannya masih dipengaruhi oleh kondisi jaringan internet dan situasi antrean kendaraan selama proses transaksi berlangsung.
No comments yet — start the discussion below.