Krishna Raditya Ariela, Dimara Kusuma Hakim, Hindayati Mustafidah, Feri Wibowo · JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) 2026 · 2026
DOI: 10.36040/jati.v10i5.19293
Counts differ because each database indexes a different set of publications. We treat OpenAlex as the canonical count; Google Scholar is not shown (no API, and crawling it violates its ToS).
Heuristic Evaluation (HE) merupakan metode evaluasi usability berbasis pakar yang menggunakan prinsip heuristik Nielsen untuk mengidentifikasi permasalahan pada antarmuka pengguna. Pelaksanaan HE masih menghadapi kendala akibat penggunaan alat survei umum yang mengharuskan proses pengumpulan, pengelolaan, dan rekapitulasi data dilakukan secara manual, sehingga kurang terstruktur. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi yang mendukung pelaksanaan HE agar proses evaluasi dapat dilakukan secara lebih terstruktur. Pengembangan aplikasi dilakukan menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall. Evaluasi aplikasi dilaksanakan melalui penerapan pada satu studi kasus HE serta Comparative Task Analysis (CTA) untuk membandingkan pendekatan konvensional dan pendekatan berbasis aplikasi. Pengukuran usability aplikasi dilakukan menggunakan Single Ease Question (SEQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi mampu mengurangi kompleksitas prosedural sebesar 55.5% berdasarkan reduksi jumlah task dibandingkan pendekatan konvensional. Nilai rata-rata SEQ sebesar 6.37 mengindikasikan tingkat usability yang baik. Aplikasi yang dikembangkan terbukti mampu menyederhanakan proses pelaksanaan HE sekaligus mendukung proses evaluasi yang lebih sistematis bagi evaluator
No comments yet — start the discussion below.