
Ridwan Firdaus Haryono, Deanna Durbin Hutagalung · Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research 2026 · 2026
DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2869
Counts differ because each database indexes a different set of publications. We treat OpenAlex as the canonical count; Google Scholar is not shown (no API, and crawling it violates its ToS).
Provinsi Banten memiliki 131 rumah sakit dengan karakteristik pelayanan, fasilitas, dan biaya yang beragam, sehingga masyarakat sering kesulitan menentukan rumah sakit yang sesuai dengan kebutuhan medis dan lokasi karena informasi yang tersedia masih tersebar dan sulit dibandingkan secara objektif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem rekomendasi pemilihan rumah sakit berbasis web yang menggabungkan metode Collaborative Filtering untuk menghasilkan rekomendasi berdasarkan kesamaan preferensi pengguna dan Location Based Filtering untuk mempertimbangkan kedekatan geografis pengguna. Sistem dikembangkan menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) melalui tahap perencanaan kebutuhan, desain sistem, pembangunan prototipe, implementasi, dan pengujian, dengan data preferensi diperoleh dari kuesioner terhadap 33 responden masyarakat Kelurahan Mekarsari, Kabupaten Tangerang. Collaborative Filtering diterapkan melalui pendekatan User-Based dan Item-Based menggunakan Cosine Similarity, sedangkan Location Based Filtering menghitung jarak antara koordinat pengguna dan rumah sakit. Hasil penerapan metode menunjukkan Collaborative Filtering menghasilkan skor rekomendasi tertinggi sebesar 4,14 pada RS B dan skor terendah 3,74 pada RS E, yang selanjutnya disaring oleh Location Based Filtering berdasarkan jarak pengguna Hasil penerapan pada sistem menunjukkan seluruh 15 fitur utama berjalan valid pada pengujian Black Box dan fungsi utama berjalan tanpa kesalahan logika pada pengujian White Box, serta 57,6% responden menyatakan bersedia menggunakan sistem.
No comments yet — start the discussion below.